Sabtu, Oktober 22, 2016

TNI AD kerahkan tank Leopard ke Natuna

TNI AD kerahkan tank Leopard ke Natuna
Tank Leopard di angkut menggunakan kapal ADRI-L

NATUNA- Setelah dua matra kekuatan tempur (TNI-AL dan TNI-AU) mengadakan latihan besar-besaran di Pulau Natuna, Kepri, kini tiba giliran TNI-AD yang menyusul menggelar latihan berskala besar di kawasan tersebut.

Latihan antar kecabangan (latancab) TNI-AD itu bakal dilaksanakan pada 10 November dan puncaknya pada 16 dan 17 November. Segala persiapan latihan terus dilakukan.

Sekitar 4.000 personel TNI-AD dari berbagai cabang atau kesatuan dikerahkan ke Natuna untuk mengikuti latihan.

Seluruh personel tersebut akan diberangkatkan dari kesatuannya secara bertahap. Selain itu, alat utama sistem persenjataan (alutsista) dikerahkan untuk mendukung latihan tersebut.

Di antaranya, tiga unit main battle tank (MBT) Leopard dari Batalyon Pembekalan Angkutan (Yonbekang)-4/Air di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin (21/10).

Komandan Yonbekang-4/Air Letkol Cba Atjep Miharja Soma mengatakan, tiga tank taktis modern milik TNI-AD tersebut diberangkatkan ke Natuna dengan menggunakan kapal pendarat serbaguna KM ADRI-L 1.200 dead weight tonnage (DWT).

Dengan tiga tank itu, akan ada total 19 Leopard yang diberangkatkan dari Yonbekang-4/Air. “Saat ini 16 tank Leopard yang berangkat dari sini sudah ada di Natuna.

Tinggal menunggu tiga tank dari sini,” kata Atjep setelah memimpin seremoni pemberangkatan tiga unit Leopard ke Natuna dengan KM ADRI-L kemarin.

Atjep mengatakan, jumlah tank buatan Jerman yang akan dikerahkan dari seluruh kesatuannya ke Natuna lebih banyak lagi. “Lebih dari 100 unit tank Leopard akan dikerahkan dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, kendaraan tempur lapis baja ditempatkan di Natuna hanya untuk mengikuti latihan. Bukan untuk memperkuat pertahanan di wilayah perbatasan.

“Sementara untuk latihan saja. Info lainnya saya belum dapat,” ujarnya.

Selain mengerahkan Leopard, pihaknya diperintah untuk membantu penempatan sejumlah alutsista lainnya ke Natuna.

Di antaranya, meriam 155 mm Caesar tipe truck mounted dan tank Marder. Kepuspen TNI Brigjen TNI Wuryanto mengatakan, Natuna tahun ini memang dijadikan sebagai pusat lokasi latihan tempur besar-besaran dari tiga matra secara bergantian.

Dia mengatakan, ada dua alasan mengapa Natuna dipilih sebagai tempat latihan. Pertama, lokasinya strategis dan dapat menunjang latihan militer berskala besar.

Kedua, Natuna adalah daerah yang tepat untuk menunjukkan kemampuan TNI kepada masyarakat sendiri sekaligus kepada “pihak-pihak lain”.

“Ini lho kemampuan TNI dalam menjalankan tugas,” tutur Wuryanto saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Wuryanto mengungkapkan, setelah setiap matra TNI menyelesaikan latancab di Pulau Natuna, pihaknya berniat mengadakan latihan militer yang lebih besar lagi.

Yakni, latihan militer antarmatra yang diikuti TNI-AL, AU, dan AD. Namun, dia belum dapat menyebutkan jadwal dan lokasi latihan tersebut. “Masih akan dilihat kondisinya dulu,” ujarnya.

Sumber: Jawapos

Rabu, September 21, 2016

gsaj

Jumat, September 02, 2016

dummy dummy dummy ... cuma dummy test testing

Dummy dummy dummy apa saja asal cama dummy.. Test testing

dolor insun arep insun goreng gareng isun siro

Hdtur isun loreng kuncung

face face

Facebook, MySpace et plusieurs autres sites de réseautage social ont été l'envoi de données à des entreprises de publicité qui pourraient être utilisées pour trouver les noms des consommateurs et d'autres détails personnels, en dépit des promesses qu'ils ne partagent pas ces informations.

Cette pratique, qui la plupart des entreprises défendu, envoie les noms d'utilisateur ou des numéros d'identification liés aux profils personnels sont consultés lorsque les utilisateurs cliquent sur les annonces. Après questions ont été soulevées par le Wall Street Journal, Facebook et MySpace déplacé de faire des changements. Jeudi matin Facebook a réécrit une partie du code informatique incriminé.

Les agences de publicité reçoivent de l'information qui pourrait être utilisée pour rechercher des profils individuels qui, selon le site et les informations qu'un utilisateur a rendu public, comprennent des choses comme le nom réel d'une personne, son âge, sa ville et de profession.

Les médias sociaux, il est plus facile que jamais de faire une différence. Que vous pouvez faire un don d'un peu de temps, ou un peu d'argent, consultez ces moyens faciles de contribuer sur le web ou sur votre téléphone.

Rabu, Agustus 31, 2016

pusaka militer

pusaka militer